Tampilkan postingan dengan label #savefordimas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #savefordimas. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Januari 2012

Dimas, No Burden


Dimas, Cantik dan Rizka


Akhirnya kesampean juga bertemu Dimas, anak penderita tumor yang beberapa hari ini sedang kami perjuangkan.  Dan seperti itulah wajahnya. Jujur kata pertama yang terlintas di benak saya adalah “ngeri”. Biarpun Dimas sudah ada di depan mata saya bersama tumor hidupnya tapi tetap sesara itu hanya mainan. Seperti silikon lunak yang bergelayut di wajah polos anak aktif itu.
Mata kiri, hidung dan hampir seluruh bagian mulutnya ikut menjadi kelenjar. Suaranya tertahan namun tetap terdengar lantang. Geraknya tetap lincah. Berlarian kesana-kemari seperti layaknya anak tujuh tahun lainnya. Sempat saya terpikir, apa tumornya tidak sakit saat ia berlarian. But he like no burden. Saat semangatnya tetap kuat untuk berteriak “tante..” atau meminta “om, gendong-gendong..” Tanpa rasa minder atau rendah diri.